Laman

Jumat, 26 Oktober 2012

Selamat Idul Adha 1433H


Kami Sekeluarga Mengucapkan:
Selamat Idul Adha 1433H
semoga TUHAN menerima qurban kita
mengampuni dosa2 kita yang telah lalu & yang akan datang
menjadikan kehidupan sekarang & nanti
lebih berbahagia & barokah di dunia & akhirat
aamiin Ya Rabbal'alaamiin


Selasa, 02 Oktober 2012

Muntok...I am Coming again...

Saat indah ketika kita bisa berbagi dan memiliki arti untuk orang di sekitar kita, terutama keluarga. Apalagi jika mampu meluangkan waktu bersama keluarga kecil untuk menikmati indahnya karunia Sang Pencipta. Sesibuk apapun dan seabrek pekerjaan di depan kita, jika kita mampu meluangkan waktu sebentar untuk menikmati hari-hari indah bersama orang terkasih, akan mampu memberikan tambahan semangat dan memompa lagi energi untuk menghadapi pekerjaan di depan mata.


Jika anda merencanakan bepergian ke Muntok dan berencana menginap di sana, maka hal yang penting dan utama adalah mencari tempat untuk menginap. tidak terlalu sulit untuk mendapatkan penginapan di kota yang letaknya paling ujung di Utara bagian Barat Pulau Bangka ini. Untuk penginapan sederhana ada Penginapan Arwana, Pegagan ataupun penginapan Sandi di dekat pasar. Sedangkan sekelas hotel ada Hotel Pasadena dan Hotel Sampurna Cipta.

Jika bepergian sekeluarga, sebaiknya menginap di Hotel Sampurna Cipta...(bukan promosi lho...hehehe...). Kami merekomendasikannya karena kami pernah menginap di Hotel ini. dengan biaya yang terjangkau, anda sekeluarga bisa merasakan seperti di rumah sendiri. Apalagi suasananya yang terasa islamis banget. Saat memasuki kamar hotel, kita disuguhi foto besar di dinding bergambar Ka'bah di Mekkah dan juga kaligrafi "Ayat Kursi" yang ukuran jumbo didinding lainnya.

gambar ka'bah di mekkah

Untuk ruang santai di samping kamar hotel juga disediakan ruang baca, dimana terdapat beraneka macam buku bacaan terutama buku-buku islami. Jika anak kita memerlukan jajanan, ndhak usah khawatir...ada minimarket yang buka dari pagi hingga malam dimana lokasinya tepat di bagian depan dari hotel ini.

ruang baca yang sarat ilmu bermanfaat

teras hotel yang nyaman dan sejuk

gazebo plus kolam ikan di bawahnya

Untuk sarapan pagi, sudah disediakan dan jadi satu paket dengan biaya per malamnya. Di jamin makan sepuasnya lho..karena menunya enaaak...didukung dengan tempat makan yang nyaman dan asyik bersantap sambil membaca koran ataupun melihat televisi.

ruang makan yang nyaman

Anda juga bisa bermalam di Hotel Pasadena yang letaknya berdekatan dengan kompleks perkantoran Pemkab Bangka Barat, atau di penginapan Pegagan yang jadi satu dengan rumah makan, ataupun di Penginapan Arwana yang terletak dijalur utama yang menghubungkan Muntok dengan pangkalpinang. Semua pilihan ada, terserah anda akan menginap di mana.

Ada banyak obyek wisata di Muntok...ada wisata sejarah di menumbing, tempat dimana Bapak Presiden dan Wakil Presiden RI ke satu diasingkan oleh Belanda. Ada pelabuhan Muntok, ada pelabuhan Tanjung Kelian, Mercusuar dan pantai-pantainya yang juga memberikan pesona tersendiri.

So...ayo...ke Muntok...^_^....

Rabu, 12 September 2012

Pantai Pasir Padi

Pantai pasir padi terletak di Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Pangkal pinang. Pantai ini berjarak sekitar 7 km dari kota Pangkalpinang. Kami sangat sering pergi 7 menikmati keindahan pantai ini, karena jaraknya yang sangat dekat dengat rumah kami. Dengan hanya mengendarai sepeda motor selama kurang lebih 15 menit. kami melewati jalan alternatif, dimana tidak masuk (tidak lewat) kota Pangkalpinang. Jadi, kita melewati pelabuhan dan langsung menuju pantai pasir padi. 


Di sepanjang jalan yang kita lalui ini, saat baru pertama kali tib diBangka, masih banyak berlubang di sana-sini karena merupakan jalur yang dilewati oleh truk-truk besar pengangkut biji timah mentah dan yang telah siap untuk dijual. Tetapi saat ini, jalannya sudah mulus. Jika kita melalui jalan melewati pelabuhan, maka di sepanjang jalan menuju pantai pasir padi  bisa di jumpai ilalang, juga hamparan padang rumput, pohon bakau, maupun kelapa sawit dan yang pasti banyaknya pabrik-pabrik pengolahan biji timah.

anak & ayah menikmati indahnya pantai

Pantai Pasir Padi adalah salah satu dari begitu banyak pantai di Pulau Bangka yang paling ramai dikunjungi wisatawan karena letaknya yang cukup dekat dari kota Pangkalpinang, Pulau Bangka, dengan beberapa restoran makanan laut yang lezat dan nyaman di sepanjang tepiannya, serta pemandangan laut yang biru tenang dan indah. Ditambah lagi biaya masuknya yang sangat murah, dimana tarifnya tidak dihitung per kepala, akan tetapi per kendaraan saja. Untuk pengendara sepeda motor tarifnya Rp.2.000,- dan kendaraan roda empat Rp. 4.000,-. 

Sangat murah bukan...makanya pantai ini setiap harinya sangat ramai dikunjungi orang lho. Apalagi jika musim liburan, dijamin ramai banget. Jika hari libur, biasanya hari Minggu ataupun saat ada waktu senggang di sore hari, kami langsung tancap gas melaju ke pantai ini. Pernah lho, kita ke pantai ini pagi hari sekitar jam 08.00 wib, pintu masuk masih sepi tidak ada penjaga, Alhasil kami masuk dengan gratis, hehehe...sampai kita pulang sekitar jam 10.00 wib an petugas penjaga pintu masuk masih juga tidak terlihat. 


mobil melintasi hamparan pasir di pantai

Seperti yang kita ketahui, pasir di pantai biasanya tidak bisa dilalui kendaraan bermotor. Tidak sebagaimana pantai lain, dasar hamparan pasir di pantai Pasir Padi ini ternyata padat, yang membuat mobil dan motor dengan mudah melaju di atasnya, meskipun pada kecepatan cukup tinggi. Jika pantai surut, kami biasanya mengendarai motor hingga ke pulau kecil yang ada di tengah pantai. Sambil menikmati indahnya pagi hari (matahari baru terbit dan mulai meninggi, kami membuka bekal dan makan bersama). jadi, sarapan di pantai pasir padi sangat mengasyikkan.

Di sepanjang pinggir pantai terdapat banyak gazebo (tempat beristirahat bagi pengunjung), juga banyak ditemui pedagang yang menjajakan makanan & minuman. Sebuah kapal asli berukuran sedang yang dirubah fungsinya menjadi bagian restoran makanan laut yang nyaman. Gambar di atas diambil dari atas kapal restoran lain yang letaknya berdekatan di tepi Pantai Pasir Padi.

Jika di pagi hari, di pantai pasir padi ini bisa kita jumpai beberapa warga yang mencari ikan-ikan kecil, udang ataupun kerang yang biasanya dalam musim tertentu sangat banyak jumlahnya. Dan pengunjung pantai bisa langsung membeli hasil tangkapan mereka, otomatis harganya lebih murah dibandingkan jika beli di pasar.


Gambar di atas memperlihatkan beberapa anak muda sedang memacu motor mereka di atas hamparan pasir padat, saat pengunjung di Pantai Pasir Padi mulai berkurang kepadatannya.

entah sudah yang ke berapa kali ya aji ke pantai ini

So...jangan lewatkan pantai Pasir Padi jika anda kebetulan berada di Pangkalpinang, dimana anda bisa menikmati keindahan pantai yang biru sambil menikmati makanan laut yang lezat di salah satu restoran kapal. Atau jika ingin lebih berhemat, kita bisa membawa bekal dari rumah, seperti yang sering kita lakukan jika sedang berwisata. So...lets go to the sea...i love beach...

Sumber: dari koleksi pribadi dan berbagai sumber di internet, salah satunya: The Aroengbinang Travelog

Selasa, 04 September 2012

Air Panas Tirta Tapta Sungailiat Bangka

Di Sungailiat Kabupaten Bangka terdapat wisata keluarga berupa pemandian air panas. Lokasi tepatnya adalah di Pemali, Sungailiat. Untuk masuk ke tempat wisata ini setiap orang dikenai tarif Rp.15.000,-, sedangkan untuk anak-anak ada perbedaan harga  yaitu Rp.10.000,- untuk anak-anak.


Lokasi ini sudah di desain sedemikian rupa sehingga sangat cocok untuk wisata kelaurga. Ada sekitar 6 kolam renang/ kolam air. Tiga mengandung air panas, dimana memiliki 3 tingkatan yang berbeda. satu kolam untuk umum, maksudnya dari usia anak-anak maupun balita hingga dewasa bisa menikmati dan berenam di kolam ini, karena kandungan panasnya yang tidak terlalu panas (hanya hangat) dengan . Kolam yang kedua, dengan kandungan panas menengah (sedikit agak panas) dengan dasar kolam yang diberi batu-batu kerikil yang dapat digunakan untuk terapi kesehatan. Terakhir kolam ketiga sangat panas sekali (amat panas), dimana orang yang berendam diberi kesempatan maksimal hanya 1 jam berendam di kolam ini.


Untuk memanjakan keluarga, terdapat kolam renang yang khusus untuk anak-anak dengan fasilitas eluncuran yang aman untuk mereka. Orang tua atau dewasa bisa ikut berenang mendampingi anak-anak mereka. Di saat hari libur atau di akhir pekan, di jamin kolam renang ini penuh sesak oleh anak-anak kecil (balita) maupun anak usia SD bersama orangtua yang mendampingi mereka berenang di kolam tersebut.


Tidak jauh dari kolam renang anak-anak terdapat kolam renang yang diperuntukkan bagi remaja atau orang dewasa dengan penambahan fasilitas seluncuran yang tinggi dan berkelok-kelok. Ini sangat cocok bagi mereka yang menyukai tantangan.



Di wahana wisata ini juga terdapat fasilitas gazeboo, terapi kaki berupa batu kerikil, warung makan beraneka macm, fasilitas ruang ganti baju (kamar mandi) yang memadai dengan dibedakan antara laki-laki dan perempuan. Ada juga arena bermain ayunan, naik sepeda air (perahu dayung), taman-taman, kebun binatang dan panggung hiburan yang diwaktu tertentu biasanya ada atraksi keseniannya. Dijamin betah dech berlam-lama di sini, terlebih lagi tempat wisataa ini dibuka hingga malam hari. Pasti sangat menyenangkan kan, bisa berendam seluruh badan di air panas tirta tapta di saat malam hari...wouw...something gitu lho...^_^...

Senin, 03 September 2012

Bermain di Patung Dwarapala (Butho) di Singosari

Saat liburan lebaran 1433H, kami menyempatkan diri untuk mengajak Aji dan sepupunya Aji, yaitu adik Zahra untuk bermain dan menikmati wisata sejarah di patung Dwarapala atau lebih dikenal dengan Butho yang letaknya sangat dekat dengan rumah kakek & neneknya Aji. Terlebih lagi dua nenek (eyang uti) nya Aji bekerja di SDN Candirenggo I yang lokasi sekolahan tersebut berada di utara patung Buto ini. Letak patung Dwarapala (Butho) tepatnya di jl.Kertanegara Desa Candirenggo Kecamatan Singosari. Kedua patung ini dipisahkan oleh jalan desa yang telah diaspal. 


Di sebelah barat Candi Singosari kira-kira berjarak 200 meter kita akan menemui dua patung raksasa yang dinamakan patung Dwarapala (biasanya orang-orang menyebutnya Butho) yang menurut cerita adalah penjaga pintu gerbang kerajaan Singosari pada zaman Kerajaan Singosari di masa lampau. 



Dahulu patung yang berada di sebelah selatan pernah mengalami ambles hampir seperempat tubuhnya kira-kira tahun 1987-an, kemudian diangkat dengan mengunakan pesawat helikopter.  Kemungkinan efek dari betapa beratnya patung tersebut. Sehingga mungkin saat ini posisi kedua patung tersebut sudah tidak seperti sediakala.


Betapa senangnya Aji dan Zahra saat berada di lokasi patung ini. Sehingga kami menyempatkan diri untuk mengabadikan moment tersebut dengan mengambil beberapa foto atau gambar dari kedua patung tersebut, serta tidak lupa pula untuk menyalurkan hobi berfoto ria (narsis dulu, aah)...hehehe...



Semoga aktifitas jalan-jalan ini bermanfaat tuk menambah wawasan pengetahuan bagi ananda Aji dan Zahra...^_^...juga bermanfaat tuk pembaca yang mampir & melihat blogger saya.

Minggu, 19 Agustus 2012

Selamat Idul Fitri 1433H


Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433H
Mohon Maaf Lahir & Batin
semoga kita bisa berjumpa dengan Ramadhan di tahun-tahun mendatang & mendapatkan berkah, rahmat, ridho & ampunan dari Allah.aamiin
Wassalaamu'alaikum Warohmatullahi Wabarakatuh