Laman

Minggu, 01 April 2012

Kampung Ekowisata

terdapat kampung ekowisata di pujon, malang...tempatnya sekitar 2 km dari jalan utama malang - kediri...tepatnya di dekat jembatan yang pada saat musim hujan kira-kira 2 tahun yang lalu pernah ambrol karena curah hujan yang tinggi, sehingga jembtan rusak diterjang air sungai yang meluap...


namanya kampung ekowisata Bendosari Dusun Dadapan Kulon...medan yang ditempuh cukup curam lho....jadi harus ekstra hati-hati...ditambah lagi lebar jalan yang sempit...tapi...jika sudah sampai di kampung ini...Alhamdulillah...kita akan disuguhi lukisan alam pemandangan yang indah nian dan masih alami...Subhanalloh...indahnya karunia MU Ya ALLOH...

jalan menuju kampung ekowisata

di sepanjang jalan terlihat alam yang menghijau

aktifitas warga...pertanian...sebagai kampung ekowisata

dengan keindahan alam yang masih alami ini didukung aktifitas pertanian warga yang masih dominan...maka tepat juga kampung ini dijadikan kampung ekowisata...semoga ke depannya bisa di kembangkan menjadi lebih baik lagi...sehingga menambah jumlah daerah wisata yang ada di kota malang, yang secara langsung ataupun tidak langsung mampu menambah taraf ekonomi warga kampung tersebut dan sekitarnya...

Jumat, 30 Maret 2012

Perjalanan Penuh Makna & Mengasyikkan

ada kenangan indah ... ada yg menyakitkan...
ada tawa...ada airmata...
ada kesedihan...ada kebahagiaan...
ada suka...ada duka...itulah warna-warni kehidupan...

saat terindah adalah..dimana kita bisa memberikan manfaat dan mampu membuat orang lain bahagia, meskipun mungkin hati kita tersakiti dan kecewa...tapi dengan keyakinan yang mantabs bahwa TUHAN akan selalu ada disamping kita, dalam setiap saat, setiap detik, setiap waktu...hanya pada NYA kita menyembah, mengadu, memohon & curhat...

disaat yang lain menertawakan, mencemooh, menghina, menyakiti dan mendzalimi kita...tetaplah yakin...itu kan membuat kita lebih tegar & kuat...semoga bisa tetap tersenyum dalam segala keadaan...tetap jadi diri sendiri...melakukan apa saja yang bisa buat happy asalkan HALAL...keep SEMANGAAAT...


ada beberapa moment yg kami ababadikan lewat foto, di saat perjalanan silaturrahim dari malang menuju kediri...semoga berbarokah.aamiin...

stasiun kota baru malang

sekitar balai kota  malang

kota batu terlihat dari bianglala
menikmati indahnya alun-alun batu malang

sungai disepanjang jalan di pujon - ngantang


waduk selorejo ngantang malang


 

grojogan sewu pujon malang


jalanan pujon - ngantang


indahnya alam ciptaanMU Ya ALLOH


 jembatan sungai kontho di kandangan kediri

Minggu, 25 Maret 2012

Melintasi Jembatan Suramadu

Senangnya hati aji saat bersilaturrahim ke Jawa mendapat kesempatan berwisata dan jalan-jalan ke Madura melalui jembatan suramadu. Bersama eyang kakung dan eyang uti serta ayah dan ibu plus adik sepupu zahra yang cantik.


Jembatan Suramadu atau dengan nama resmi Jembatan Nasional Suramadu merupakan jembatan yang menghubungkan antara pulau Jawa (Surabaya) dan pulau Madura (Bangkalan). Jembatan ini mengangkut 8 jalur yang melintasi selat madura, di daerah Jawa Timur. Desainnya berupa cable stayed dengan panjang total 5.438 m, tinggi 146 m (479 kaki), ruang vertikal 35 m (115 kaki), rentang 434 m (1.424 kaki), jumlah rentangan 2 (jembatan utama) dan 6 (keseluruhan). jembatan Suramadu mulai dibangun pada tanggal 20 Agustus 2003 dan dibuka untuk umum pada 10 Juni 2009. Untuk tarif tol Rp. 30.000,- (roda empat) dan Rp.3.000,- (roda dua).



Jembatan Nasional Suramadu adalah jembatan yang terpanjang di Indonesia saat ini, dengan panjang 5.438 m. Jembatan Suramadu terdiri dari tiga bagian yaitu jalan layang (causeway), jembatan penghubung (approach bridge), dan jembatan utama (main bridge).


Jembatan ini diresmikan awal pembangunannya oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 20 Agustus 2003 dan diresmikan pembukaannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009. Pembangunan jembatan ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan di Pulau Madura, meliputi bidang infrastruktur dan ekonomi di Madura, yang relatif tertinggal dibandingkan kawasan lain di Jawa Timur. Perkiraan biaya pembangunan jembatan ini adalah 4,5 triliun rupiah.



Pembuatan jembatan ini dilakukan dari tiga sisi, baik sisi Bangkalan maupun sisi Surabaya. Sementara itu, secara bersamaan juga dilakukan pembangunan bentang tengah yang terdiri dari main bridge dan approach bridge.


jembatan suramadu


Konstruksi
Jembatan Suramadu pada dasarnya merupakan gabungan dari tiga jenis jembatan dengan panjang keseluruhan sepanjang 5.438 meter dengan lebar kurang lebih 30 meter. Jembatan ini menyediakan empat lajur dua arah selebar 3,5 meter dengan dua lajur darurat selebar 2,75 meter. Jembatan ini juga menyediakan lajur khusus bagi pengendara sepeda motor disetiap sisi luar jembatan.



Jalan layang

Jalan layang atau Causeway dibangun untuk menghubungkan konstruksi jembatan dengan jalan darat melalui perairan dangkal di kedua sisi. Jalan layang ini terdiri dari 36 bentang sepanjang 1.458 meter pada sisi Surabaya dan 45 bentang sepanjang 1.818 meter pada sisi Madura. Jalan layang ini menggunakan konstruksi penyangga PCI dengan panjang 40 meter tiap bentang yang disangga pondasi pipa baja berdiameter 60 cm.


Jembatan penghubung
Jembatan penghubung atau approach bridge menghubungkan jembatan utama dengan jalan layang. Jembatan terdiri dari dua bagian dengan panjang masing-masing 672 meter. Jembatan ini menggunakan konstruksi penyangga beton kotak sepanjang 80 meter tiap bentang dengan 7 bentang tiap sisi yang ditopang pondasi penopang berdiameter 180 cm.

Jembatan utama

Jembatan utama atau main bridge terdiri dari tiga bagian yaitu dua bentang samping sepanjang 192 meter dan satu bentang utama sepanjang 434 meter. Jembatan utama menggunakan konstruksi cable stayed yang ditopang oleh menara kembar setinggi 140 meter. Lantai jembatan menggunakan konstruksi komposit setebal 2,4 meter.




Untuk mengakomodasi pelayaran kapal laut yang melintasi selat madura, jembatan ini memberikan ruang bebas setinggi 35 meter dari permukaan laut. Pada bagian inilah yang menyebabkan pembangunannya menjadi sulit dan terhambat, dan juga menyebabkan biaya pembangunannya membengkak.

Sumber: wikipedia
foto: google dan koleksi pribadi

Alhamdulillah...bisa ke Jawa lagi...

Alhamdulillah akhirnya bisa ke jawa lagi...bersilaturrahim, bertemu & beraktifitas dg ortu, sodara & dulur2 yg ada di jawa...sekalian ada yang harus dikerjakan disana...senengnya bisa jalan2 dg dulur & keponakan...menikmati indahnya perjalanan yg berkelok2 sepanjang jalan dari malang ke kediri...bersilaturrahim dengan saudara di pare dan di singosari.


Alhamdulillah, menikmati kehangatan berendam di wisata air panas CANGAR..dilanjutkan menikmati dinginnya kota batu dari atas BIANGLALA di alun2 batu...dilanjutkan makan bersama di resto OCEAN malang...dan kemudian pulang ke rumah lagi...


 alam saat menuju wisata air panas di cangar batu malang

Dengan ketinggian diatas 1000m dpl, Cangar merupakan salah satu daerah penghasil sayur-sayuran dan buah apel yang utama. Sumber mata air panas cangar sendiri berasal dari Gunung welirang, sebuah gunung yang menghasilkan belerang. 



Untuk perjalanan menuju cangar melalui kota Batu, anda akan melewati jalan yang berkelak-kelok dengan suguhan pemandangan nan elok. Jangan lupa, di pemandian air panas Cangar ini, anda dapat menikmati makanan khasnya, yaitu “TAPE KETAN.”
Penjual tape ketan ini sendiri telah berjualan secara turun temurun selama puluhan tahun di wilayah daerah Cangar.




Senangnya aji, zahra, mbak rani dan semua saudara...menikmati air panas di cangar batu malang..meskipun cuaca dingin, tapi saat masuk kolam air panas, jadi betah berlama-lama di dalam air dan enggan untuk keluar...tuh, zahra yang ndhak mau diajak pulang karena semangat&suka maen air.

 aji lagi berendam dg zahra, mbak rani & om aan

 ajie & zahra with ayah e ajie



Akhirnya, sampai lagi di alun-alun kota Batu, Malang..senangnya aji yang bisa naik bianglala ke-4 kalinya...hehehe...lebih senang lagi karena naiknya dengan adik cantik zahra...


enaknya naek bianglala

akhirnya bisa mengunjungi & menyeberang lagi ke madura melalui jembatan SURAMADU...dilanjut menikmati indahnya pantai kenjeran yg rumornya akan diubah menjadi tempat wisata pantai yg bertaraf internasional...smoga bisa segera terwujud agar mampu meningkatan pendapatan ekonomi penduduk sekitar & juga PAD dg tidakkah melupakan kepentingan "wong cilik"...

jembatan suramadu euiy...


jembatan suramadu...akhirnya aji bisa jalan2 ke madura lagi...klo dulu aji pernah menyeberang lewat jembatan suramadu bersama rombongan rekreasi teman2 nya Almr. kung pare with uti pare & ibuke aji...kemarin saat ke jawa lagi, aji mendapat kesempatan lagi melewati jembatan ini bersama ayah & kakek nenek nya aji yg dari malang, ada juga ibuke aji & adhek zahra...dan menikmati makan siang di pulau madura dg membawa bekal sendiri seperti kebiasaan kita kalo jalan2 selalu membawa makanan yg dimasak sendiri...weleh2...makan siang-malam nyaris jauhi amat tho...di pulau madura...hehehe...

menikmati makan siang di pulau madura euiy...

 pantai kenjeran

terima kasih teruntuk semua kerabat & teman2 kami yg begitu menyayangi kami...thanks suami koe, ayahe ajie...juga uti pare, abah & umi yg ada dimalang, eyang2 e aji yg banyak sekali, tante, om & pak lhek2 e aji...keponakan, dulur2 semuanya...we miss u all...semoga semua kebahagiaan & karunia MU ini dapat mendatangkan kebarokahan & maslahat bagi dunia & akhirat kami..dan semoga kami diberi umur panjang  dg kesehatanyg berbarokah, rejeki yg melimpah sehingga bisa berjumpa, bertemu & berkumpul lagi dg saudara&dulur2 di jawa..aamiin...

Senin, 20 Februari 2012

Alun Alun Batu di Batu Malang


Alun-alun merupakan suatu lapangan terbuka yang luas dan berumput yang dikelilingi oleh jalan dan dapat digunakan kegiatan masyarakat yang beragam.di buat oleh Fatahillah. Menurut Van Romondt (Haryoto, 1986:386), pada dasarnya alun-alun itu merupakan halaman depan rumah, namun dalam ukuran yang lebih besar. Penguasa bisa berarti raja, bupati, wedana dan camat bahkan kepala desa yang memiliki halaman paling luas di depan Istana atau pendopo tempat kediamannya, yang dijadikan sebagai pusat kegiatan masyarakat sehari-hari dalam ikwal pemerintahan, militer, perdagangan, kerajinan dan pendidikan. 

alun-alun kota malang tempo dulu
(foto: pesonamalangraya.com)

Lebih jauh Thomas Nix (1949:105-114) menjelaskan bahwa alun-alun merupakan lahan terbuka dan terbentuk dengan membuat jarak antara bangunan-bangunan gedung. Jadi dalam hal ini, bangunan gedung merupakan titik awal dan merupakan hal yang utama bagi terbentuknya alun-alun. Tetapi kalau adanya lahan terbuka yang dibiarkan tersisa dan berupa alun-alun, hal demikian bukan merupakan alun-alun yang sebenarnya. Jadi alun-alun bisa di desa, kecamatan, kota maupun pusat kabupaten.
Pada awalnya Alun-alun merupakan tempat berlatih perang (gladi yudha) bagi prajurit kerajaan, tempat penyelenggaraan sayembara dan penyampaian titah (sabda) raja kepada kawula (rakyat), pusat perdagangan rakyat, juga hiburan seperti "rampogan" acara yang menarik dan paling mendebarkan yaitu dilepaskannya seekor harimau yang dikelilingi oleh prajurit bersenjata.

Masa masuknya Islam, bangunan masjid dibangun di sekitar alun-alun. Alun-alun juga digunakan sebagai tempat kegiatan-kegiatan hari besar Islam termasuk Salat idul fitri. Pada saat ini banyak alun-alun yang digunakan sebagai perluasan dari masjid seperti Alun-alun Kota Bandung.

Pada periode berikutnya kehadiran kekuasaan Belanda di Nusantara, ikut memberi warna bentuk baru dalam tata lingkungan alun-alun. Hal ini terlihat dengan didirikannya bangunan penjara pada sisi lain alun-alun, termasuk di Alun-alun Yogyakarta. Pendirikan bangunan-bangunan untuk kepentingan Belanda sekaligus mengurangi fungsi simbolis alun-alun, kewibawaan penguasa setempat (penguasa pribumi).

Periode zaman kemerdekaan, banyak alun-alun yang berubah bentuk. Salah satunya alun-alun malang. Faktor pendorong pertumbuhan ini macam-macam diantaranya kebijakan pemerintah, aktivitas masyarakat, Perdagangan dan Pencapaian (Dadang Ahdiat, 1993).

Alun-alun Kota Wisata Batu adalah tempat bersantai bersama keluarga. Dilengkapi berbagai fasilitas tempat duduk eksklusif stanlish beratap glosy transparan yang berfungsi sebagai smoking area yang berada di sudut bagian barat sebelah utara dan selatan. Berjumlah 4 lokasi, di tempat duduk itu siapapun bisa memandang kemolekan Alun-alun maupun panorama pegunungan yang mengililingi kota sejuk di Jawa Timur ini. 
Alun-alun yang diresmikan 7 Mei 2010 tersebut memiliki daya tarik yang luar biasa, banyak daerah yang mengagumi alun-alun yang berdampingan dengan Masjid An-Nur itu. Dari segi bangunan, alun-alun mempunyai replika buah apel, strawberry, tugu apel, patung sapi, botol susu, kelinci, wortel, lampion kol, jeruk dan bunga yang merupakan simbol potensi kota Batu.

 foto: kotawisatabatu.com

Tak ketinggalan, bagi yang ingin menikmati panorama Kota Wisata Batu dan sekitarnya dari ketinggian, para pengunjung dapat menaiki “Bianglala” yang berputar pelan dari bawah hingga ke puncak berketinggian lebih dari 60m. Dari sana hamparan luas pegunungan dan hijaunya tanah hutan dan ladang pertanian masyarakat tampak menawan, disertai banyak bangunan perumahan penduduk, hotel berjajar rapi dan obyek-obyek wisata yang datar nan menjulang. 


Demikian, bagi keluarga yang membawa anak-anak, di Alun-alun juga disediakan beberapa Playground anak yang bisa dinikmati secara gratis. Misalnya, ayunan, lorong-lorong menyembul laksana Goa yang dinaiki anak kemudian membiarkan diri badannya meluncur ke bawah, gugusan air mancur dari dasar tanah. Replika sayuran juga mengemuka disana, diantaranya kubis, apel, kemasan susu segar pasterius. Bahkan bagi anak yang menyukai dunia binatang seperti kelinci, singa, sapi perah, gajah juga tersedia di sana meski itu berbentuk replika dari semen maupun dari foam, malah di malam hari replika para binatang itu tampak menyala terang dengan lampion. Sehingga, bila para tamu akan mengabadikan diri dengan kamera, pasti akan nampak indah dan elegan. 

 foto: pesonamalangraya.com

Areal seluas sekitar 1 hektar itu tak hanya bersih dan indah, namun modern. Terbukti, bagi yang ingin menikmati acara-acara musik live di sana terdapat media Televisi besar 40” pada pintu masuk sebelah timur yang mengetengahkan acara-acara live musik, pertandingan Sepakbola, MotoGP, Formula dan sebagainya. Begitu pun bagi para pengunjung yang ingin Online dapat bersantai mengoperasikan Laptop berWifi di tempat duduk yang banyak sekali di tengah area Alun-alun. 

Satu lagi, bagi pecinta seni dan kreator, alun-alun dapat dijadikan tempat menumbuhkan berjuta inspirasi untuk menghasilkan karya-karya spektakuler. Apalagi, bila berkarya kreatif yang dapat mengembangkan Kota Wisata Batu dan kesejahteraan masyarakatnya, maka tentu karya itu akan mendapatkanreward dari pemerintah secara signifikan.

 foto: dokumentasi pribadi

Untuk melayani para pengunjung dalam menikmati Alun-alun dan suasana Kota Wisata Batu, juga disediakan Gedung berbentuk Apel untuk sarana toilet umum yang cukup bersih. Bahkan, Pemkot melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu menyediakan layanan informasi pariwisata secara umum di Gedung Strawberry yang terletak di ujung paling barat Alun-alun ini. 

foto; dokumentasi pribadi

Maka itu, tak perlu berdebat, semestinya kita terus membuktikan untuk mendatangi dan menikmati sebuah “Jantung Kota” yang penuh pesona dari daerah sentra wisata di Jawa Timur ini. Ayo berwisata ke alun-alun batu....

sumber: wikipedia bahasa Indonesia, kategori ensiklopedia bebas &kotawisatabatu.com

Minggu, 19 Februari 2012

Terimakasih teruntuk anak&suami koe...

Bismillahirrohmanirrohim...
Alhamdulillahirobbil'alamiin...
Ya ALLOH atas semua karunia, rahmat & bahagia yg KAU limpahkan pd kami...

semua yg tlah terjadi & yg akan terjadi adalah atas kehendak&ridhoMU...
semoga kami selalu memiliki kekuatan iman, kesabaran, keikhlasan&berhusnudzon dg semua apa yg ENGKAU limpahkan pada kami, baik itu bahagia, suka, duka, ujian&cobaanMU...mg hari ini & esok akan lebih baik...baik untuk dunia&akhirat kami...

terimakasih Ya ALLOH...ENGKAU karunia kan pada koe, anak & suami yg begitu sabar&baik hati...panjangkanlah umur mereka, bahagiakanlah mereka berdua...jadikanlah peluh keringat suami hamba disaat bekerja sbg ladang amal&sedekah bagi nya, yg mampu menghantarkannya ke Jannah MU....
jadikanlah hamba wanita, ibuk & istri yg sholehah, istri yg selalu di hati anak2 koe & suami koe...sehingga ENGKAU pun ridho pada koe...


terimakasih teruntuk ananda aji & ayahanda...yg telah memberikan kado terindah pada malam tanggal 14 Februari (dalam cahaya lilin...cz lagi lampu mati, jadi sok romantis...hehehe)...dan...pada tanggal 17 Februari 2012...itu adalah kado terindah dari kalian berdua...

8 tahun yg lalu (Selasa, 17 Februari 2004) adalah hari pernikahan kita...semoga di Ulang Tahun Pernikahan yg ke-8thn ini kebahagiaan, keberkahan, rahmat, ridho&ampunanNYA selalu menyertai kita..Rumah Tangga baiti jannati, sakinah, mawaddah, warohmah didunia&akhirat..serta semoga kedua orangtua kita, saudara, teman&sahabat smua nya juga selalu berbahagia...mg semua ini berbarokah.aamiin...

terimakasih TUHAN..
terimakasih ananda koe, aji...
terimakasih suami koe, ayahe aji...

violetta-koe

Selasa, 10 Januari 2012

Sawo Enak dari Bringin Pare

Bagi yang sering ke Pare dari arah Jombang (Utara), pasti sudah tahu daerah atau desa Bringin. Desa Bringin adalah desa yang merupakan pintu masuk kota Pare melalui jalur utara (dari arah jombang / Surabaya). Apa sih keisitimewaan desa ini. Jika kita perhatikan, biasa saja, tapi jika diteliti lebih seksama, maka disepanjang jalan raya desa ini terdapat gubuk sederhana (berupa bambu) untuk berjualan. yang membuat istimewa adalah barang dagangan yang dijual adalah buah sawo. Terkadang saat musim petai (pete, bahasa jawa), juga ada pedagang yang menjual petai, bahkan jika musim rambutan ataupun alpukat, terkadang juga ada yang menjual buah tersebut. Akan tetapi yang paling sering dijual dan yang merupakan ke-khas-an daerah ini selalu ada yang jualan buah sawo yang berwarna coklat ini.

ehm.....yummy

Banyak pedagang sawo menata daganganya di lapak lapak yang berjajar di tepi jalan raya jalur Kediri  - Surabaya, tepatnya di Desa Bringin yang terkenal ramai. Dalam penataan sawo ini, penjual menata dagangannya dengan sangat menarik, sehingga mengundang para pengemudi atau pengendara mampir untuk membeli buah yang terkenal manis sebagai oleh-oleh. Sehingga sangat sayang bila pas kita lewat jalur tersebut tapi kita tidak membelinya. Sehingga, yang khas dari dagangan ini yaitu buah tidak dijual perkilo, tapi dibentuk seperti gunung dalam wadah (nampan). 


Jika anda melewati kawasan ini, silahkan dicoba ya, untuk mampir dan membeli buah yang manis ini, bisa untuk dikonsumsi bersama keluarga atau sebagai buah tangan (oleh-oleh).